KETERKAITAN ANTARA SUBSTANSI DAN STRATEGI
DENGAN KEBERHASILAN DAKWAH
NABI MUHAMMAD SAW DI MADINAH
Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah karena perlakuan kaum kafir Quraisy yang sudah melewati batas. Mulai dari pemboikotan kaum Muslim dan Muslimah dan meninggalnya dua orang yang sangat Rasulullah SAW sayangi dan yang sangat membantu Rasulullah SAW dalam menyebarkan agama Islam yaitu pamannya, Abu Thalib dan istrinya, Siti khadijah. Selain itu, penyebab Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, karena adanya perintah dari Allah SWT dalam Q.S Al-Hijr ayat 94.
Setelah hijrah ke Madinah, kaum Muhajirin diterima oleh kaum Ansar. Pada awalnya banyak kaum Muhajirin yang ditolong dan tinggal dirumah kaum Ansar. Di Madinah Rasulullah menysusun subtansu dan strategi untuk berdakwah di Madinah yang sangat mendukung keberhasilan dakwah Rasulullah di Madinah. Substansi dakwah Rasulullah di Madinah antara lain membina persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Kaum Ansar, membentuk masyarakat yang berlandaskan ajaran Islam, dan mengajarkan pendidikan politik, ekonomi, dan sosial. Karena Rasulullah SAW mempersaudarakan kaum Muhajirin dengan kaum Ansar mereka saling menolong karena rasa senasib dan seperjuangan serta rasa persaudaraan Islam. Jadi persatuan Islam semakin kuat. Membentuk masyarakat yang berlandaskan Islam juga sangat mendukung keberhasilan dakwah Rasulullah SAW karena umat Islam tidak hanya mengaku-ngaku Islam saja tapi menjalani hidup sesuai ajaran Islam dan agar kehidupan umat Islam tidak menyimpang. Salah satu strategi dakwah Nabi Muhammad SAW adalah membangun masjid agar umat Islam mempunyai tempat untuk beribadah dan hal itu juga sesuai dengan substansi dakwah Rasulullah SAW untuk membentuk masyarakat yang berlandaskan ajaran Islam.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa keberhasilan dakwah Rasulullah SAW didukung dengan substansi dan strategi Nabi Muhammad SAW yang sangat hebat.
Nisa Nurul Auliya AS
X Mia 1
Minggu, 21 Mei 2017
Minggu, 14 Mei 2017
HIKMAH MENUNAIKAN
HAJI
Haji merupakan rukun Islam yang kelima yang diwajibkan bagi seorang Muslim sekali sepanjang hidupnya bagi yang mampu melaksanakannya.ibadah haji adalah sebagai tindak lanjut dalam pembentukan sikap mental dan akhlak mulia. Ibadah haji juga merupakan pernyataan umat islam seluruh dunia menjadi umat yang satu karena memiliki persamaan atau satu akidah. Bagi umat Islam yang sudah pernah menunaikan ibadah haji pasti merasakan perbedaan saat ia sebelum atau sesudah melaksanakan haji yang biasa disebut hikmah.
Hikmah menunaikan haji yang pertama yaitu ingin selalu menutup aurat. Ketika keluar rumah tidak menutup aurat, ada perasaan malu. Hal itu disebabkan ketika sedang menunaikan haji, sudah terbiasa menutup aurat. Dan memang sudah diwajibkan bagi setiap muslimah untuk menutup auratnya.
Hikmah yang kedua yaitu menjadi lebih peduli terhadap sesama. Pada saat menunaikan haji, segala sesuatu itu tidak selalu berjalan dengan lancar. Kita juga kadang-kadang membutuhkan bantuan dari orang lain. Dari situlah seseorang itu sadar bahwa kita harus saling menolong. Bagaimana jika kita menjadi seseorang yang membutuhkan pertolongan tetapi tidak ada yang membantu. Pasti rasanya sangat tidak enak.
Hikmah yang ketiga yaitu menjadi lebih sabar. Di Mekkah saat menunaikan ibadah haji, umat Islam sangat diuji kesabarannya. Salah satu jika ada umat Islam yang berbeda negara dengan kita, budaya juga pasti berbeda dengan kita. Mungkin kita kurang nyaman dengan hal tersebut, tapi kita harus bersabar.
Hikmah menunaikan ibadah haji yang terkhir yaitu lebih menghargai perbedaan. Umat Islam yang menunaikan ibadah Haji tidak hanya dari satu negara, tetapi dari berbagai negara yang ada didunia. Perbedaan dan keanekaragaman bercampur disana. Dengan melaksanakan ibadah haji dapat dimanfaatkan untuk membangun persatuan dan kesatuan umat islam sedunia. Ibadah haji merupakan muktamar akbar umat Islam sedunia, yang peserta-pesertanya berdatangan dari seluruh penjuru dunia dan ka’bahlah yang menjadi simbol kestuan dan persatuan.
Umat Islam yang pergi menunaikan ibadah haji tidak semata-mata hanya pergi ke Mekkah dan kembali kenegaranya masing-masing. Tapi mereka melakukan ibadah-ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. Disana juga mereka mengalami peristiwa-peristiwa yang tidak biasa dan yang dapat menyadarkan mereka akan kesalahn-kesalahn mereka. Mereka juga mendapatkan hikmah dan hidayah dari Allah SWT.
Nama : Nisa Nurul Auliya AS
Kelas : X MIA 1
HAJI
Haji merupakan rukun Islam yang kelima yang diwajibkan bagi seorang Muslim sekali sepanjang hidupnya bagi yang mampu melaksanakannya.ibadah haji adalah sebagai tindak lanjut dalam pembentukan sikap mental dan akhlak mulia. Ibadah haji juga merupakan pernyataan umat islam seluruh dunia menjadi umat yang satu karena memiliki persamaan atau satu akidah. Bagi umat Islam yang sudah pernah menunaikan ibadah haji pasti merasakan perbedaan saat ia sebelum atau sesudah melaksanakan haji yang biasa disebut hikmah.
Hikmah menunaikan haji yang pertama yaitu ingin selalu menutup aurat. Ketika keluar rumah tidak menutup aurat, ada perasaan malu. Hal itu disebabkan ketika sedang menunaikan haji, sudah terbiasa menutup aurat. Dan memang sudah diwajibkan bagi setiap muslimah untuk menutup auratnya.
Hikmah yang kedua yaitu menjadi lebih peduli terhadap sesama. Pada saat menunaikan haji, segala sesuatu itu tidak selalu berjalan dengan lancar. Kita juga kadang-kadang membutuhkan bantuan dari orang lain. Dari situlah seseorang itu sadar bahwa kita harus saling menolong. Bagaimana jika kita menjadi seseorang yang membutuhkan pertolongan tetapi tidak ada yang membantu. Pasti rasanya sangat tidak enak.
Hikmah yang ketiga yaitu menjadi lebih sabar. Di Mekkah saat menunaikan ibadah haji, umat Islam sangat diuji kesabarannya. Salah satu jika ada umat Islam yang berbeda negara dengan kita, budaya juga pasti berbeda dengan kita. Mungkin kita kurang nyaman dengan hal tersebut, tapi kita harus bersabar.
Hikmah menunaikan ibadah haji yang terkhir yaitu lebih menghargai perbedaan. Umat Islam yang menunaikan ibadah Haji tidak hanya dari satu negara, tetapi dari berbagai negara yang ada didunia. Perbedaan dan keanekaragaman bercampur disana. Dengan melaksanakan ibadah haji dapat dimanfaatkan untuk membangun persatuan dan kesatuan umat islam sedunia. Ibadah haji merupakan muktamar akbar umat Islam sedunia, yang peserta-pesertanya berdatangan dari seluruh penjuru dunia dan ka’bahlah yang menjadi simbol kestuan dan persatuan.
Umat Islam yang pergi menunaikan ibadah haji tidak semata-mata hanya pergi ke Mekkah dan kembali kenegaranya masing-masing. Tapi mereka melakukan ibadah-ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. Disana juga mereka mengalami peristiwa-peristiwa yang tidak biasa dan yang dapat menyadarkan mereka akan kesalahn-kesalahn mereka. Mereka juga mendapatkan hikmah dan hidayah dari Allah SWT.
Nama : Nisa Nurul Auliya AS
Kelas : X MIA 1
Langganan:
Komentar (Atom)